Alt= co-parenting Natasha Rizky dan Desta

Perpisahan dalam rumah tangga sering kali dianggap sebagai akhir dari sebuah keharmonisan. Namun, pasangan Natasha Rizky dan Deddy Desta Mahendra berhasil mematahkan stigma tersebut. 

Menerapkan pola pengasuhan co-parenting Natasha dan Desta menunjukkan kekompakan mereka mengasuh buah hati mereka: Megumi, Miskha, dan Miguel. 

Fenomena co-parenting Natasha Rizky ini pun menjadi perbincangan hangat dan sumber inspirasi bagi banyak orang tua yang bercerai.

Alt= co-parenting Natasha Rizky dan Desta

Apa itu Co-Parenting?

Co-parenting adalah pola pengasuhan bersama di mana mantan pasangan tetap bekerja sama secara aktif dan kompak untuk membesarkan anak. Tujuannya agar anak tetap mendapatkan kasih sayang, stabilitas emosional, dan perhatian penuh dari kedua orang tua meskipun mereka tidak lagi tinggal bersama.

Kekompakan co-parenting Natasha Rizky dan Desta tidak hanya terlihat saat merayakan ulang tahun anak, tetapi juga dalam keseharian yang menuntut kedewasaan emosional tinggi. Bagi mereka, status pernikahan boleh berakhir, tetapi peran sebagai orang tua adalah komitmen seumur hidup yang tidak boleh terputus.

​Co-Parenting Natasha Rizky: Komunikasi Tanpa Ego

​Salah satu tantangan terbesar dalam co-parenting adalah menekan ego pribadi demi kepentingan anak. Natasha Rizky sering menekankan bahwa komunikasi yang sehat antara dirinya dan Desta adalah fondasi utama agar anak-anak tidak kehilangan sosok orang tua.

​Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube VINDES, Natasha mengungkapkan bagaimana ia dan Desta mencoba tetap hadir secara utuh untuk anak-anak:

“Kita tetap berusaha untuk ada di momen-momen penting mereka. Mau itu sekolah, atau sekadar main bareng. Anak-anak harus tahu kalau ayah dan ibunya tetap mendukung mereka, meskipun situasinya sudah berbeda,” ungkap Natasha Rizky.

​Hal ini sangat krusial bagi perkembangan psikologis anak. Ketika orang tua tetap rukun, anak-anak akan tumbuh dengan rasa aman dan terhindar dari potensi trauma jangka panjang akibat perpisahan orang tua.

Alt= co-parenting Natasha Rizky dan Desta

Kesehatan Mental Ibu sebagai Jantung Keluarga

​Menjalani peran sebagai single mom sekaligus menjalankan sistem co-parenting yang aktif tentu menguras energi yang tidak sedikit. Natasha Rizky yang kini semakin mendalami ilmu agama, sering berbagi pesan tentang pentingnya menjaga ketenangan hati di tengah badai kehidupan. Ia percaya bahwa kekuatan seorang ibu sangat memengaruhi kondisi mental anak-anaknya.

​Dalam bincang-bincang bersama kanal YouTube Wardah Beauty, Natasha menyampaikan prinsipnya dalam menghadapi perubahan hidup:

“Kita harus rida dengan apa yang sudah Allah tetapkan. Paling penting adalah gimana kita menjaga diri kita sendiri tetap ‘waras’ dan positif, karena kalau ibunya stres, energi itu akan lari ke anak juga.” 

​Pernyataan ini menjadi pengingat penting bagi para Moms bahwa menjaga kesehatan mental adalah prioritas. Ibu yang mampu mengelola stresnya dengan baik akan lebih sabar dan bijaksana dalam menerapkan pola asuh, bahkan dalam situasi yang menantang sekalipun.

Dukungan Ayah yang Tak Tergantikan

​Keberhasilan co-parenting Natasha Rizky juga tak lepas dari peran aktif Desta sebagai ayah. Dalam sistem pengasuhan bersama, kehadiran ayah memberikan keseimbangan emosional bagi anak. Kehadiran fisik dan dukungan finansial yang stabil dari pihak ayah membantu meringankan beban psikologis ibu, sehingga fokus utama tetap pada tumbuh kembang anak.

Natasha Rizky dan Desta memahami hal ini, sehingga keduanya meluangkan waktu untuk berlibur atau berolahraga bersama buah hati mereka.

Alt= co-parenting Natasha Rizky dan Desta

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Ibu

​Menjalankan rutinitas asuh anak sambil mengelola emosi pasca perpisahan adalah pekerjaan yang berat. Agar tetap bisa memberikan energi positif seperti yang dilakukan Natasha Rizky, seorang ibu butuh waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri.

​Mengambil jeda sejenak untuk relaksasi bukan berarti mengabaikan tanggung jawab, melainkan cara untuk memastikan emosional Moms terisi kembali. Perawatan tubuh, seperti pijat relaksasi akan membantu melepaskan ketegangan saraf, dapat membantu menurunkan kadar hormon kortisol (hormon stres).

​Di Mom n Jo, kami memahami bahwa setiap ibu membutuhkan ruang aman untuk melepas lelah. Tubuh yang rileks dan pikiran yang jernih akan membantu Moms untuk tetap tegar dan penuh kasih dalam menemani perjalanan tumbuh kembang si kecil. Memberikan apresiasi pada diri sendiri melalui perawatan rutin adalah langkah nyata untuk menjaga kewarasan mental di tengah padatnya jadwal pengasuhan.

​Perjalanan co-parenting Natasha Rizky dan Desta memberikan pelajaran berharga bahwa kedewasaan adalah kunci utama dalam menjaga masa depan anak. Dengan mengedepankan komunikasi, menekan ego, dan tetap menjaga kesehatan mental serta fisik, orang tua bisa tetap menjadi tim yang hebat bagi buah hati tercinta.

​Ingatlah, kebahagiaan anak bermula dari orang tua yang mampu berdamai dengan keadaan dan tetap peduli pada kesejahteraan diri mereka sendiri. Sudahkah Moms meluangkan waktu untuk relaksasi minggu ini?