Tuberkulosis atau TB sering kali terjadi karena penanganan yang terlambat misalnya akibat batuk lama pada anak dianggap sebagai hal biasa. Apalagi jika si kecil masih aktif bermain dan terlihat ceria.
Sehingga peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia pada tanggal 24 Maret 2026, mengingatkan kita bahwa TB sebenarnya bisa dicegah dan diatasi jika semua pihak bekerja bersama.
Tema global tahun ini adalah “Yes! We Can End TB: Commit, Invest, Deliver.” Pesan ini menekankan bahwa mengakhiri TB bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran masyarakat, termasuk keluarga.

Mengapa Keluarga Perlu Peduli dengan TB?
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan paling sering menyerang paru-paru. Penyakit ini menyebar melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
Karena penularannya melalui udara, lingkungan rumah dan keluarga menjadi tempat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Kesadaran sejak dini membantu keluarga lebih cepat mengenali gejala dan mengambil langkah yang tepat.
Beberapa gejala TB yang perlu diperhatikan antara lain:
- Batuk lama, lebih dari dua minggu
- Demam yang tidak kunjung hilang
- Tubuh terasa lelah
- Nafsu makan menurun
- Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
Jika gejala seperti ini muncul, pemeriksaan medis sangat penting agar diagnosis dapat dilakukan lebih cepat.
Enam Pesan Penting Hari Tuberkulosis Sedunia 2026
Peringatan Hari TB Sedunia 2026 membawa beberapa pesan penting yang relevan bagi masyarakat, termasuk keluarga.
1. Komitmen untuk Mengakhiri TB
Pemerintah dan lembaga kesehatan di seluruh dunia terus berupaya memperkuat program pengobatan dan pencegahan TB.
2. Investasi pada Layanan Kesehatan
Pendanaan yang cukup diperlukan agar diagnosis, pengobatan, dan pencegahan TB dapat menjangkau lebih banyak orang.
3. Akses Pengobatan yang Lebih Luas
Semakin banyak orang yang mendapatkan diagnosis dan pengobatan tepat waktu, semakin kecil risiko penyebaran TB.
4. Dukungan bagi tenaga kesehatan
Dokter, perawat, dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam mendeteksi dan menangani TB.
5. Peran Masyarakat dalam Pencegahan
Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan memeriksakan diri saat memiliki gejala sangat membantu menghentikan penyebaran TB.
6. Harapan bahwa TB Bisa Diakhiri
Dengan kerja sama global, dunia memiliki peluang besar untuk mengakhiri epidemi TB di masa depan.

Membangun Kebiasaan Sehat di Rumah
Moms dapat membantu melindungi keluarga dari berbagai penyakit pernapasan dengan kebiasaan sederhana di rumah, seperti:
- Memastikan ventilasi rumah memiliki sirkulasi udara yang baik
- Mengajarkan anak menutup mulut saat batuk atau bersin
- Menjaga kebersihan tangan
- Memberikan makanan bergizi agar daya tahan tubuh tetap kuat
Kebiasaan kecil ini dapat membantu menciptakan lingkungan rumah yang lebih sehat bagi seluruh anggota keluarga.
Menjaga Tubuh Anak Tetap Nyaman
Selain menjaga kesehatan, membantu anak tetap rileks juga penting untuk mendukung kesejahteraan tubuhnya. Tubuh yang rileks biasanya membantu anak beristirahat lebih baik dan merasa lebih nyaman.
Di Mom n Jo, tersedia berbagai perawatan anak yang dirancang untuk memberikan pengalaman relaksasi yang aman dan menyenangkan. Salah satunya melalui Pediatric Massage, pijat anak dengan teknik lembut yang membantu tubuh si kecil merasa lebih segar dan rileks.
Momentum Hari Tuberkulosis Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan keluarga dimulai dari kesadaran sehari-hari. Dengan langkah sederhana dan kepedulian bersama, kita ikut berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi generasi berikutnya.
