Belakangan ini, istilah child grooming semakin sering dibicarakan di ruang publik. Salah satu pemicunya adalah keberanian Aurelie Moeremans rilis membagikan pengalaman pribadinya sebagai penyintas child grooming melalui buku Broken Strings. Kisah tersebut membuka mata banyak orang tua bahwa grooming bisa terjadi secara halus, bertahap, dan sering kali tidak disadari bahkan oleh keluarga terdekat.
Bagi orang tua, memahami jenis-jenis child grooming menjadi langkah awal yang sangat penting untuk melindungi anak dan membangun lingkungan yang aman, baik secara fisik maupun emosional.

Apa Itu Child Grooming?
Child grooming adalah proses manipulasi yang dilakukan oleh seseorang untuk membangun kedekatan emosional dengan anak, dengan tujuan mendapatkan kepercayaan dan kontrol. Proses ini tidak terjadi secara instan, melainkan bertahap, sering kali dimulai dari perhatian kecil yang tampak “normal”.
Hal yang membuat child grooming berbahaya adalah pelaku jarang menggunakan paksaan di awal, melainkan pendekatan emosional yang membuat anak merasa aman dan bergantung.
Jenis-Jenis Child Grooming yang Perlu Diketahui Orang Tua
Berikut beberapa bentuk child grooming yang paling umum terjadi dan penting untuk dikenali sejak dini:
1. Grooming Emosional
Sisi emosional anak menjadi gerbang masuk pelaku dengan membuat anak merasa bahwa hanya pelaku yang benar-benar peduli padanya. Cara pelaku melakukannya adalah berusaha menjadi figur yang paling memahami anak.
Ciri-cirinya antara lain:
- Memberi perhatian berlebihan
- Selalu memuji dan memanjakan anak
- Membuat anak merasa “spesial”
- Perlahan menjauhkan anak dari orang tua atau lingkungan aman
2. Grooming Melalui Hadiah atau Fasilitas
Pelaku memberikan hadiah untuk membangun kedekatan, menciptakan rasa utang budi dan ketergantungan emosional.
Contohnya:
- Memberi uang, mainan, atau barang favorit
- Menawarkan fasilitas khusus atau bantuan
- Meminta anak merahasiakan pemberian tersebut
3. Grooming Digital (Online Grooming)
Pelaku sering meminta anak merahasiakan percakapan. Jenis ini semakin marak seiring meningkatnya penggunaan gawai, pelaku akan memindahkan komunikasi ke platform yang lebih privat.
Terjadi melalui:
- Media sosial
- Game online
- Chat pribadi atau panggilan suara
4. Grooming dengan Normalisasi Batasan yang Salah
Pelaku perlahan mengaburkan batasan aman, akibatnya anak menjadi bingung membedakan mana sentuhan aman dan tidak aman.
Misalnya:
- Menganggap sentuhan tertentu sebagai “bercanda”
- Mengajak bicara topik yang tidak sesuai usia
- Membuat anak terbiasa dengan ketidaknyamanan

5. Grooming melalui Manipulasi Emosi dan Rasa Bersalah
Anak dibuat merasa bersalah jika menolak atau bercerita sehingga anak akhirnya memilih diam karena takut menyakiti atau kehilangan pelaku.
Contoh kalimat:
- “Ini rahasia kita.”
- “Kalau kamu cerita, aku bisa celaka.”
- Aku cuma percaya sama kamu.”
6. Grooming oleh Orang Terdekat (Trusted Grooming)
Ini adalah bentuk grooming yang paling sulit dikenali karena ada unsur kepercayaan, tanda-tandanya sering terabaikan.
Pelaku dapat merupakan:
- Orang yang dikenal keluarga
- Figur yang dipercaya anak
- Seseorang yang sering berada di lingkungan anak
Mengapa Orang Tua Perlu Lebih Peka?
Kisah dalam Broken String mengingatkan bahwa child grooming bisa terjadi pada siapa saja dan berlangsung lama sebelum akhirnya disadari. Pencegahan bukan tentang menanamkan rasa takut, tetapi tentang membangun rasa aman, komunikasi terbuka, dan kesadaran tubuh sejak dini.
Anak yang merasa aman secara emosional akan lebih berani berkata tidak dan bercerita ketika merasa tidak nyaman.

Sentuhan Positif sebagai Fondasi Keamanan Anak
Keamanan anak juga dibangun melalui sentuhan positif yang sehat, seperti pelukan, bermain bersama, dan perawatan yang dilakukan dengan penuh perhatian. Sentuhan yang tepat membantu anak mengenali rasa nyaman dan membedakannya dari sentuhan yang tidak aman.
Mom n Jo mendukung orang tua dalam membangun kelekatan yang sehat melalui layanan pijat bayi dan pijat anak yang aman, profesional, dan sesuai tahap perkembangan. Setiap sentuhan dilakukan dengan penuh rasa hormat terhadap tubuh dan kenyamanan anak.
Moms, mari kita hadirkan momen kelekatan yang menenangkan sekaligus mendukung kesejahteraan emosional anak, jadwalkan layanan pijat bayi atau pijat anak di Mom n Jo sekarang. Perlindungan terbaik untuk anak dimulai dari kehadiran orang tua, lingkungan yang aman, dan sentuhan penuh cinta.
