Kesehatan mulut anak sering kali dianggap sepele, terutama ketika gigi susu masih akan tanggal dan berganti. Salah satu masalah yang cukup sering terjadi tetapi kurang disadari adalah infeksi gusi pada anak. Padahal, gusi yang sehat adalah fondasi penting bagi pertumbuhan gigi dan kenyamanan anak.
Infeksi gusi tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat memengaruhi nafsu makan, kualitas tidur, hingga suasana hati anak. Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai orang tua untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini.
Apa Itu Infeksi Gusi pada Anak?
Infeksi gusi adalah kondisi ketika jaringan gusi mengalami peradangan akibat pertumbuhan bakteri. Dalam dunia medis, kondisi ringan dikenal sebagai gingivitis, yang jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Pada anak, infeksi gusi umumnya masih berada pada tahap awal dan bisa ditangani dengan perawatan yang tepat serta kebiasaan kebersihan mulut yang baik.

Penyebab Infeksi Gusi pada Anak
Beberapa faktor yang paling sering memicu infeksi gusi pada anak antara lain:
1. Kebersihan gigi dan mulut yang kurang optimal karena sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik dapat membentuk plak, tempat bakteri berkembang.
2. Tumbuh gigi sebab saat gigi baru tumbuh, gusi bisa menjadi lebih sensitif dan mudah meradang.
3. Kebiasaan menyikat gigi yang belum benar karena anak yang belum terbiasa menyikat gigi dengan teknik yang tepat berisiko mengalami penumpukan plak.
4. Konsumsi makanan manis berlebihan sebab gula dapat mempercepat pertumbuhan bakteri di mulut.
5. Daya tahan tubuh menurun
sehingga anak yang sedang kurang fit lebih rentan terhadap infeksi, termasuk di area gusi.

Tanda dan Gejala yang Perlu Diwaspadai
Moms, kita perlu lebih peka terhadap perubahan kecil pada mulut anak. Jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau disertai demam, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga kesehatan.
Beberapa tanda infeksi gusi yang umum meliputi:
- Gusi tampak merah, bengkak, atau mudah berdarah
- Anak mengeluh nyeri atau tidak nyaman saat makan
- Bau mulut yang tidak biasa
- Anak menjadi rewel atau enggan menyikat gigi
- Gusi terlihat lebih sensitif saat disentuh

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Gusi pada Anak
Penanganan infeksi gusi pada anak sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, dengan pendekatan yang lembut dan konsisten.
1. Jaga Kebersihan Mulut Secara Rutin
Ajarkan anak menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi sesuai usia. Untuk anak yang lebih kecil, orang tua perlu mendampingi atau membantu.
2. Pilih Sikat Gigi yang Tepat
Gunakan sikat gigi berbulu lembut agar tidak melukai gusi yang sensitif.
3. Perhatikan Pola Makan
Batasi makanan manis dan lengket, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur yang membantu kesehatan mulut.
4. Biasakan Anak Minum Air Putih
Air membantu membersihkan sisa makanan dan menjaga keseimbangan di dalam mulut.
5. Ciptakan Pengalaman Perawatan yang Menyenangkan
Anak lebih mudah menerima rutinitas perawatan jika dilakukan dengan suasana tenang dan tidak memaksa.
Peran Kenyamanan dan Relaksasi bagi Anak
Rasa tidak nyaman akibat infeksi gusi dapat membuat anak stres dan mudah rewel. Padahal, kondisi emosional juga berpengaruh pada proses pemulihan. Anak yang merasa tenang dan aman cenderung lebih kooperatif saat dirawat dan lebih cepat kembali nyaman.
Pendekatan yang holistik yang menggabungkan perawatan fisik, kebiasaan sehat, dan ketenangan emosional menjadi kunci dalam mendukung kesehatan anak secara menyeluruh.
Saat anak mengalami ketidaknyamanan, ia membutuhkan lebih dari sekadar perawatan fisik, tetapi juga membutuhkan rasa aman dan sentuhan yang menenangkan. Mom n Jo menghadirkan perawatan anak yang dirancang untuk membantu relaksasi, kenyamanan, dan keseimbangan tubuh secara holistik.
Dengan terapis berpengalaman dan lingkungan yang ramah anak, Mom n Jo menjadi pilihan tepat bagi Moms yang ingin mendukung kesehatan dan kenyamanan buah hati secara menyeluruh.
Moms, yuk jadwalkan treatment di Mom n Jo karena anak yang nyaman adalah awal dari tumbuh kembang yang optimal.
