Alt= hari dongeng sedunia, hari bahasa ibu sedunia,

Setiap tanggal 21 Februari, dunia memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia atau International Mother Language Day yang diprakarsai oleh UNESCO. Tahun ini, tema global yang diangkat adalah “Youth Voices on Multilingual Education”, yang menekankan pentingnya suara dan peran generasi muda dalam mendorong pendidikan multibahasa.

Di Indonesia, peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional juga mengusung tema senada yaitu “Peran Generasi Muda dalam Membentuk Masa Depan Pendidikan Multibahasa.” Tema ini terasa sangat relevan bagi keluarga muda, termasuk Moms dan Dads yang sedang membesarkan anak di era global. Sebagai orang tua, kita harus tahu makna bahasa ibu dalam tumbuh kembang anak.

Mengapa Hari Bahasa Ibu Sedunia Itu Penting?

Bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi. Ia adalah identitas, budaya, dan fondasi emosional anak.

Sejak lahir, bayi mengenali suara dan intonasi bahasa yang sering didengarnya. Bahasa pertama yang digunakan orang tua membantu:

  • Menguatkan ikatan emosional (bonding)
  • Membantu perkembangan kognitif
  • Menjadi dasar pembelajaran bahasa lain
  • Menanamkan nilai budaya keluarga

Penelitian menunjukkan bahwa anak yang memiliki fondasi kuat dalam bahasa ibu cenderung lebih mudah mempelajari bahasa kedua atau ketiga.

Generasi Muda dan Pendidikan Multibahasa

alt= validasi perasaan, komunikasi empati keluarga, mendongeng, bahasa ibu

Tema UNESCO tahun ini menekankan bahwa generasi muda bukan hanya penerima sistem pendidikan, tetapi juga agen perubahan. Di era digital, anak-anak tumbuh dalam lingkungan multibahasa:

  • Bahasa daerah di rumah
  • Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional
  • Bahasa asing seperti Inggris dari sekolah dan media

Pendidikan multibahasa bukan berarti membingungkan anak. Justru sebaliknya, dengan pendekatan yang tepat, anak dapat berkembang menjadi individu yang adaptif, terbuka, dan memiliki kecerdasan linguistik yang lebih kaya.

Peran Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Multibahasa

Sebagai keluarga muda, Moms dan Dads memegang peran penting dalam membentuk masa depan pendidikan multibahasa anak. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

1. Gunakan bahasa ibu secara konsisten sebab berbicara dengan anak menggunakan bahasa ibu di rumah membantu memperkuat fondasi emosional dan bahasa.

2. Kenalkan bahasa kedua secara natural misalnya melalui lagu, buku cerita, atau permainan, anak dapat mengenal bahasa lain tanpa tekanan.

3. Hindari anggapan “anak jadi bingung” karena anak memiliki kemampuan alami untuk membedakan bahasa, terutama jika digunakan dalam konteks yang konsisten.

4. Rayakan keberagaman bahasa dengan memperkenalkan anak pada cerita rakyat daerah, dongeng nusantara, atau tradisi keluarga.

Tema besar tentang generasi muda dan pendidikan multibahasa mungkin terdengar global dan akademis. Namun, implementasinya dimulai dari rumah.
Saat Moms membacakan dongeng dalam bahasa ibu, saat Dads mengajarkan lagu daerah, saat keluarga berdialog hangat tanpa distraksi gadget di situlah masa depan pendidikan multibahasa dibentuk.

Anak yang bangga pada bahasa ibunya akan tumbuh menjadi individu yang percaya diri, menghargai keberagaman, dan siap menghadapi dunia global.

alt= buku anak mengenalkan budaya baca sejak dini

Tantangan di Era Digital

Di era gadget, anak lebih sering terpapar bahasa dari layar dibandingkan interaksi langsung. Padahal, komunikasi dua arah jauh lebih efektif untuk perkembangan bahasa.

Bahasa berkembang melalui hubungan, bukan sekadar paparan suara. Sehingga, penting bagi orang tua untuk:

Bahasa, Sentuhan, dan Tumbuh Kembang Anak

Perkembangan bahasa tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan interaksi, sentuhan, dan stimulasi sensorik. Ketika orang tua berbicara sambil memeluk, menyentuh, atau melakukan aktivitas bersama, anak belajar bahwa bahasa adalah pengalaman yang hangat dan bermakna.

Interaksi yang kaya baik secara verbal maupun non-verbal mendukung perkembangan komunikasi anak secara menyeluruh. Selain membiasakan komunikasi hangat di rumah, Moms dan Dads juga bisa mendukung stimulasi tumbuh kembang si kecil melalui pendekatan yang menyeluruh.

Di Mom n Jo, berbagai treatment anak seperti pediatric massage dirancang untuk membantu regulasi sensorik, meningkatkan kenyamanan tubuh, serta memperkuat bonding orang tua dan anak yang semuanya berkontribusi pada perkembangan komunikasi yang lebih optimal.