alt= konstipasi pada anak

Meski sering dianggap sepele, konstipasi atau sembelit bisa menyebabkan ketidaknyamanan signifikan, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Menurut World Gastroenterology Organisation, sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan paling umum di berbagai kelompok usia, termasuk bayi dan ibu pascamelahirkan.

Apa Itu Konstipasi?

Konstipasi adalah kondisi ketika frekuensi buang air besar (BAB) berkurang atau feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Pada bayi dan anak, tanda sembelit bisa berbeda, seperti rewel saat BAB atau feses berbentuk keras seperti kelereng. 

Secara umum, seseorang dikatakan mengalami konstipasi jika:

  • BAB kurang dari 3 kali seminggu
  • Feses keras atau kering
  • Perlu mengejan berlebihan
  • Terasa tidak tuntas setelah BAB

Penyebab Konstipasi 

Alt= konstipasi

Menurut American Academy of Pediatrics, sembelit pada anak sering kali bersifat fungsional, artinya tidak disebabkan oleh penyakit serius, melainkan pola makan dan kebiasaan.

Pada bayi dan anak, sembelit dapat disebabkan oleh:

  • Perubahan dari ASI ke MPASI
  • Kurang asupan serat
  • Kurang minum
  • Kurang aktivitas fisik
  • Menahan BAB karena takut atau tidak nyaman

Konstipasi tidak hanya terjadi pada anak-anak saja, tetapi juga orang dewasa. Penyebab sembelit pada kelompok ibu adalah:

  1. Ibu Hamil: Perubahan hormon progesteron memperlambat gerakan usus. Selain itu, tekanan rahim pada usus juga dapat memicu sembelit.
  2. Ibu Pascamelahirkan: Kurang aktivitas, perubahan pola makan, serta ketakutan mengejan setelah persalinan bisa menyebabkan konstipasi.
  3. Ibu Aktif: Kurang minum, stres, dan jarang bergerak juga menjadi faktor risiko.

Gejala Konstipasi yang Perlu Diwaspadai

Moms, jangan biarkan sembelit terjadi berlarut. Segera konsultasi ke dokter jika terjadi:

  • BAB disertai darah
  • Nyeri perut hebat
  • Muntah
  • Penurunan berat badan
  • Konstipasi pada bayi di bawah 1 bulan

Cara Mengatasi Konstipasi Secara Alami

alt= sembelit

Untuk meredakan rasa tidak nyaman karena sembelit, Moms dapat melakukan beberapa cara alami, seperti:

  • Perbanyak cairan sebab air membantu melunakkan feses.
  • Tingkatkan asupan serat, buah seperti pepaya, pir, dan sayur hijau membantu melancarkan pencernaan.
  • Aktivitas fisik karena gerakan tubuh membantu merangsang pergerakan usus.
  • Biasakan jadwal BAB teratur dengan mengajarkan anak duduk di toilet pada waktu yang sama setiap hari.
  • Pijat perut secara lembut dengan gerakan searah jarum jam membantu merangsang pergerakan usus. Pada bayi, teknik pijat khusus dapat membantu mengurangi kembung dan melancarkan pencernaan.

Peran Pijat dalam Mengatasi Konstipasi

Jika si kecil tampak tidak nyaman karena sembelit, atau Moms merasa perut sering kembung setelah melahirkan, perawatan yang tepat bisa membantu. Sentuhan yang tepat membantu meningkatkan kenyamanan bayi maupun ibu yang mengalami sembelit akibat stres atau perubahan hormon.

  • Pijat tidak hanya membantu relaksasi, tetapi juga:
  • Merangsang sistem pencernaan
  • Mengurangi ketegangan otot perut
  • Membantu mengurangi gas dan kembung
  • Mendukung pola BAB lebih teratur

Pijat bayi di Mom n Jo membantu meredakan ketidaknyamanan pencernaan bayi secara lembut dan aman. Sementara itu, pijat pascamelahirkan membantu ibu:

  • Melancarkan sirkulasi
  • Mengurangi ketegangan otot
  • Mendukung pemulihan tubuh
  • Membantu relaksasi yang berdampak pada sistem pencernaan

Yuk, jadwalkan treatment di Mom n Jo untuk membantu Moms dan si kecil merasa lebih nyaman karena pencernaan yang sehat adalah bagian dari keseimbangan tubuh secara menyeluruh