Sakit gigi adalah rasa sakit yang tidak tertahankan, dan menjadi dilema ketika memilih obat sakit gigi untuk ibu menyusui, “Amankah obat ini untuk si Kecil?”
Kecemasan ini sangat beralasan karena beberapa zat aktif memang dapat terserap ke dalam air susu ibu. Namun, Moms tidak perlu menahan rasa sakit gigi hingga mengganggu kualitas hidup dan menyusui. Ada beberapa pilihan pereda nyeri yang terbukti aman dan minim risiko bagi bayi.
Namun, penting untuk Moms ingat, sebelum mengambil obat apa pun, selalu prioritaskan kunjungan ke Dokter Gigi. Obat pereda nyeri hanya solusi sementara sebab akar masalah sakit gigi harus ditangani secara profesional, misalnya gigi berlubang atau infeksi.

Waktu dan Dosis Tepat Mengonsumsi Obat Sakit Gigi untuk Ibu Menyusui
Meskipun obat tergolong aman, ada beberapa tips yang dapat Moms lakukan untuk meminimalkan paparan obat ke bayi, yaitu:
- Minum obat segera setelah Moms selesai menyusui atau memompa ASI. Ini memberikan jeda waktu (sekitar 3-4 jam) paling lama bagi tubuh untuk memetabolisme obat sebelum sesi menyusui berikutnya.
- Selalu ikuti dosis terendah yang dianjurkan dokter atau yang tertera pada kemasan, dan gunakan hanya untuk jangka waktu sesingkat mungkin.
Pilihan Obat Sakit Gigi untuk Ibu Menyusui yang Paling Aman
Dalam kebanyakan kasus, pereda nyeri yang dijual bebas dan telah lama digunakan dianggap aman saat menyusui, karena hanya sedikit sekali yang berpengaruh pada kualitas AS, yaitu:
1. Paracetamol (Acetaminophen)
Obat ini tergolong sangat aman untuk mengatasi nyeri gigi ibu menyusui karena:
- Paracetamol adalah obat pereda nyeri yang paling umum dan paling sedikit masuk ke ASI sehingga hampir tidak ada risiko efek sampingnya.
- Cara kerja paracetamol adalah meredakan rasa sakit ringan hingga sedang dan juga dapat menurunkan demam jika ada.
2. Ibuprofen

Sama seperti paracetamol, ibuprofen juga hanya sedikit berpengaruh pada kualitas ASI sehingga aman menjadi pilihan obat sakit gigi untuk ibu hamil. Obat ini termasuk jenis Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drug (NSAID). Obat ini efektif meredakan nyeri yang disertai peradangan atau gusi bengkak.
Apakah Ibu Menyusui Boleh Mengonsumi Antibiotik?
Jika sakit gigi disebabkan oleh infeksi misalnya abses gigi, Moms mungkin memerlukan antibiotik. Hanya saja, perlu memperhatikan hal sebagai berikut:
- Obat antibiotik paling aman adalah Amoxicillin dan merupakan pilihan utama dokter gigi.
- Penggunaan antibiotik harus selalu menggunakan resep dan pengawasan dokter gigi. Jangan pernah membeli atau mengonsumsi antibiotik tanpa resep, apalagi saat menyusui.
Obat yang Sebaiknya Dihindari
Demi keamanan si kecil, ketika ibu menyusui sakit gigi ada beberapa jenis obat yang sebisa mungkin dihindari atau hanya digunakan jika manfaatnya jauh lebih besar daripada risikonya, yaitu:
- Aspirin (Acetylsalicylic Acid) karena berpotensi risiko Sindrom Reye pada bayi, walau kecil.
- Obat nyeri mengandung Codeine sebab dapat menyebabkan efek samping yang serius, seperti kantuk berlebihan atau kesulitan bernapas pada bayi.
- Obat kumur atau salep mengandung alkohol, pastikan untuk mengecek label pada kemasan agar tidak ada kandungan alkohol yang tinggi yang mungkin tertelan.
- Asam Mefenamat (Mefenamic Acid) sejumlah asam mefenamat masuk ke dalam air susu ibu (ASI) sehingga membawa efek samping pada bayi.
Obat Sakit Gigi Alami
Apabila belum sempat ke dokter gigi, untuk meredakan rasa nyeri yang diderita ada beberapa cara alami berikut dapat Moms coba di rumah:

- Kumur dengan air garam, caranya larutkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Kumur selama 30 detik untuk membersihkan area yang sakit dan mengurangi peradangan.
- Kompres dingin dengan menempelkan handuk berisi es batu di area yang sakit selama 20 menit untuk mengurangi bengkak dan mengebaskan saraf.
- Cengkeh (Clove Oil), teteskan sedikit minyak cengkeh, pastikan tidak mengandung alkohol, ke bola kapas kecil dan tempelkan di gigi yang sakit. Cengkeh mengandung eugenol yang berfungsi sebagai anestesi alami.
Dampak Sakit Gigi pada ASI
Tahukah Moms? Rasa sakit yang hebat dan kecemasan akibat sakit gigi dapat memicu pelepasan hormon stres (kortisol). Peningkatan kortisol dapat menghambat pelepasan hormon oksitosin, hormon yang sangat penting untuk:
- Let-down Reflex (refleks pengeluaran ASI).
- Menciptakan perasaan tenang dan bahagia (bonding) saat menyusui.
Ketika Moms stres dan kesakitan, oksitosin terhambat sehingga ASI menjadi sulit keluar. Inilah mengapa Moms perlu segera meredakan rasa sakit dan stres.
Mom n Jo hadir untuk membantu Moms mengelola stres dan rasa tidak nyaman akibat sakit gigi dengan pijat relaksasi. Treatment yang akan membantu meredakan ketegangan leher, bahu, dan punggung yang sering terjadi akibat menahan sakit. Ini akan mengatasi sumber stres dan nyeri fisik. Segera jadwalkan treatment di Mom n Jo untuk membantu meredakan stres, meningkatkan kualitas tidur, dan melancarkan let-down reflex.
