{"id":1923,"date":"2025-09-11T21:19:48","date_gmt":"2025-09-11T14:19:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/?p=1923"},"modified":"2025-09-11T21:19:51","modified_gmt":"2025-09-11T14:19:51","slug":"bayi-jarang-bab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/bayi-jarang-bab\/","title":{"rendered":"Bayi Jarang BAB: Normal atau Perlu Diwaspadai?"},"content":{"rendered":"\n<p>Moms, sebagai orang tua yang memiliki bayi, kita tentu memperhatikan pola buang air besar (BAB) si kecil sebagai tanda kesehatan pencernaannya. Namun, ada kalanya bayi jarang BAB, bahkan hingga beberapa hari tidak buang air besar. Kondisi ini sering membuat orang tua cemas dan bertanya-tanya, <em>apakah normal atau justru pertanda masalah pada pencernaan si kecil?<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Normal Bayi Jarang BAB?<\/h2>\n\n\n\n<p>Frekuensi BAB bayi sangat dipengaruhi oleh usia dan cara pemberian ASI atau susu formula.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Bayi <a href=\"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/asi-eksklusif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ASI eksklusif<\/a><\/strong> umumnya dapat BAB beberapa kali sehari, atau justru hanya sekali dalam 5\u20137 hari. Selama tinja bayi tetap lembek, hal ini masih normal.<\/li><li><strong>Bayi dengan susu formula<\/strong> biasanya lebih sering mengalami sembelit dibanding bayi ASI, karena susu formula lebih sulit dicerna.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Jadi, bayi jarang BAB belum tentu berbahaya, asalkan si kecil tetap aktif, tidak rewel berlebihan, dan tekstur fesesnya masih normal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tanda yang Perlu Diwaspadai<\/h2>\n\n\n\n<p>Moms, segera konsultasikan ke dokter jika bayi jarang BAB disertai dengan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Perut keras atau <a href=\"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/bayi-kembung-penyebab-dan-cara-mengatasinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kembung<\/a>.<\/li><li>Bayi tampak kesakitan saat mengejan.<\/li><li>Tinja sangat keras atau kering.<\/li><li>Ada darah pada feses.<\/li><li>Bayi terlihat sangat <a href=\"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/5-cara-mengatasi-bayi-rewel-di-malam-hari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">rewel<\/a> dan tidak nyaman.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Membantu Bayi agar Lebih Lancar BAB<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk membantu si kecil lebih lancar BAB, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Moms lakukan di rumah, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Pijat perut bayi dengan lembut<\/strong><br>Pijatan melingkar di sekitar perut dapat membantu merangsang pergerakan usus.<\/li><li><strong><a href=\"https:\/\/rri.co.id\/lain-lain\/900720\/gerakan-yang-bisa-dilakukan-membantu-bayi-saat-kembung\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gerakan \u201ckayuh sepeda\u201d<\/a><\/strong><br>Gerakkan kaki bayi seperti mengayuh sepeda untuk membantu melancarkan pencernaan.<\/li><li><strong>Mandikan dengan air hangat<\/strong><br>Air hangat membantu merilekskan otot perut bayi sehingga BAB lebih mudah keluar.<\/li><li><strong>Pastikan asupan cukup<\/strong><br>Jika bayi menyusu ASI, perbanyak frekuensi menyusui. Jika sudah MPASI, pastikan ia mendapat cukup serat dan cairan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Jadi, bayi jarang BAB tidak selalu pertanda masalah serius, terutama jika ia tetap sehat, aktif, dan nyaman. Namun, Moms perlu peka terhadap tanda-tanda yang tidak biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Mom n Jo, kami menyediakan <strong><a href=\"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/7-manfaat-pijat-bayi-dan-waktu-untuk-memulainya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pijat bayi<\/a><\/strong> yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, meredakan perut kembung, dan membantu bayi tidur lebih nyenyak. Sentuhan pijat lembut dari terapis berpengalaman juga dapat membantu menenangkan bayi yang rewel akibat jarang BAB.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk Moms, ajak si kecil menikmati <em>treatment<\/em> khusus bayi oleh terapis profesional di Mom n Jo untuk kesehatan yang mendukung tumbuh kembangnya dengan optimal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Moms, sebagai orang tua yang memiliki bayi, kita tentu memperhatikan pola buang air besar (BAB) si kecil sebagai tanda kesehatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1925,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[989,1155,447,898,23,18,1156],"class_list":["post-1923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-review","tag-baby-massage","tag-bayi-jarang-bab","tag-mom-n-jo","tag-pencernaan-bayi","tag-pijat-bayi","tag-pijat-ibu-hamil","tag-tips-bayi-sehat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1923"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1929,"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1923\/revisions\/1929"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.momnjo.com\/story\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}